Sabtu, 24 November 2012

Sistem Informasi Produksi


     Sistem informasi produksi merupakan sistem yang saling terhubungan untuk mengkonversikan input menjadi output yang berupa barang atau jasa. Seluruh sistem saling terpadu, terkait, dan menyatu untuk mentransformasikan masukan menjadi keluaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Sistem produksi bukan hanya ada di industri manufaktur, tetapi juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan rumah sakit.
Tujuan Sistem Informasi Produksi:
· Bermanfaat untuk merencanakan, mengawasi dan mengotrol proses produksi agar lebih optimal
· Mengawasi efisiensi proses produk agar menghasilkan produk yang memiliki mutu tinggi
· Menghemat biaya dan bahan produksi
· Menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen
Pada era globalisasi saat ini, komputer adalah salah satu pendukung dalam kemajuan sebuah usaha. Salah satunya adalah bidang produksi barang. Fungsi yang sangat mempengaruhi dalam bidang poduksi adalah menghitung harga pokok produksi. Kesalahan dalam memperhitungkan harga pokok produksi akan berpengaruh terhadap produksi karena besarnya harga pokok produksi akan mempengaruhi harga jual suatu produk di pasaran. Fungsi lain yang tidak kalah pentingnya dalam bidang produksi adalah kontrol produksi. Proses produksi suatu barang melewati banyak tahapan produksi mulai bahan mentang menjadi barang jadi. Dari semua operasional produksi tersebut harus diawasi secara teliti karena kesalahan sedikit saja akan berdampak besar bagi sebuah perusahaan.
Ada empat aktifitas dasar dalam siklus prosuksi:
-        Perancangan Produksi
Tujuan kegiatan ini adalah merancang produk baru yang sesuai dengan permintaan konsumen dalam berbagai hal. Mulai dari hal kualitas, ketahanan, fungsi dan lebih efiesien untuk meminimalkan biaya produksi.
-        Perencaan dan Penjadwalan
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyusun rencana produksi yang efisien untuk mememuhi pesanan atau job agar memenuhi permintaa jangka pendek dan mengurangi resiko banyak nya produk dalam jangka panjang.
-        Operasi Produksi
Kegiatan bertujuan untuk menghemat biaya produksi dalam hal ini mengggunakana robot dan mesin untuk mengurangi biaya produksi. Perusahaan membutuhkan data mengenai empat hal dari operasi produksi:
§  Bahan baku
§  Jam kerja pegawai atau tenaga kerja
§  Biaya overhead atau lembur lainnya
-        Akuntasi Biaya
Tiga tujuan dasar dari akuntansi biaya:
ü Untuk memberikan informasi dala merencanakan, mengendalikan, dan menilai kinerja dari operasi produksi
ü Memberikan rincian biaya mengenai produk yang diproduksi untuk menetapkan harga serta keputusan bauran produk
ü Mengumpulkan dan memproses informasi untuk menghitung nalai harga pokok penjualan yang ada di laporan keuangan perusahaan
Prosedur dalam pengendalian terhadap siklus produksi
Ø Perencaan penjualan yang akurat dan catatan persediaan produk
Ø Otorisasi produksi
Ø Menjaga akses ke program perencaan produksi dan ke dokumen produksi yang kosong
Ø Audit dan penyetujuan biaya aktiva modal
Tujuan dari siklus produksi:
-        Semua produk dan aktiva di kelola dengan baik
-        Persediaan barang dalam proses dan aktiva dijaga keamanannya
-        Seluruh transaksi siklus produksi yang valid dan sah di catat dengan benar
Dampak buruk bila tidak ada pengendalian siklus produksi:
-        Transaksi yang tidak transparan
-        Perusakan dan pencurian aktiva tetap
-        Kesalahan dalam pencatatan dan posting
-        Kehilangan data
-        Masalah efisiensi dan pengendalian kualitas
          

Source:
http://www.scribd.com/doc/58359835/SISTEM-INFORMASI-PRODUKSI
http://manajemenproduksisisteminformasi.blogspot.com/
http://ry0kidz.multiply.com/journal/item/2/SISTEM_INFORMASI_MANUFAKTUR_?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

0 komentar:

Poskan Komentar